September 2002: Dunia Menyambut Kelahirannya
Sembari membilas busa dari sabun cuci muka yang menempel di wajahku, tiba-tiba terlintas di pikiran bahwa dalam hitungan hari, aku akan menginjak usia 22 tahun. Aku segera duduk di meja belajarku, menyalakan laptop, dan memutar sebuah playlist dengan judul " Contemplation Melod y" dari aplikasi streaming musik. Kembali kubuka salah satu tulisan yang sudah lama tersimpan sebagai draft di blogku, berjudul "September 2002: Dunia Menyambut Kelahirannya". Sama seperti empat tahun lalu saat aku pertama kali hendak menulisnya, aku masih tidak tahu apa yang harus kutulis. Bukan tidak mempunyai bahan untuk ditulis, tetapi karena saking banyaknya hal-hal yang berenang di pikiranku, aku tidak tahu harus memulainya dari mana. Maka dengan kebuntuan itu, aku mencari contoh pertanyaan-pertanyaan untuk refleksi diri di mesin pencari. Aku akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan memikirkan segala hal yang telah terjadi selama 22 tahun aku hidup. "Hal a...